
Yogyakarta (04/05/2026) – Paskibraka menjadi lambang semangat nasionalisme, kedisiplinan, dan kepemimpinan bagi generasi muda Indonesia, sekaligus menjadi sarana pembinaan karakter yang tangguh. Oleh karena itu, proses seleksi calon anggota Paskibraka perlu dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.
Demikian disampaikan Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, saat membuka Seleksi Calon Paskibraka DIY dan Calon Paskibraka Nasional Wakil DIY Tahun 2026 pada Senin (04/05) di Balai Besar Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBGTKS) DIY. Made menjelaskan, Paskibraka dibentuk pada tahun 1946 di Yogyakarta atas instruksi Presiden Soekarno dengan tujuan utama menumbuhkan persatuan dan semangat kebangsaan di kalangan pemuda melalui momen pengibaran bendera pusaka.
“Sejak awal pembentukannya, Paskibraka bertujuan untuk membina generasi muda yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki mental tangguh, karakter berintegritas, dan kecintaan mendalam pada tanah air,” ujar Made.
Menurut Made, seleksi Paskibraka tidak hanya menguji kemampuan baris-berbaris, melainkan juga menilai sikap, karakter, kedisiplinan, serta wawasan kebangsaan para calon. Hal ini bertujuan memastikan terpilihnya putra-putri terbaik bangsa yang memenuhi seluruh persyaratan, baik dari segi kemampuan, kepribadian, maupun yang terpenting adalah wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air yang kuat.
“Paskibraka yang terpilih mewakili DIY untuk seleksi tingkat nasional harus mampu menjadi representasi terbaik daerah. Mereka membawa identitas, nilai-nilai budaya, serta semangat keistimewaan Yogyakarta di tingkat nasional. Saya berpesan untuk menjaga sikap, perilaku, dan integritas, serta menunjukkan prestasi terbaik agar dapat mengharumkan nama DIY,” tegasnya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY, Lilik Andi Aryanto, menambahkan bahwa proses seleksi Paskibraka DIY dan Paskibraka Nasional Wakil DIY ini akan berlangsung dari tanggal 4 hingga 8 Mei 2026. Sebanyak 79 siswa dari berbagai kabupaten/kota se-DIY turut serta dalam seleksi ini.
“Seleksi akan diadakan di BBGTKS DIY dan Stadion Mandala Krida. Dari jumlah tersebut, akan dipilih tiga pasang siswa untuk mengikuti seleksi tingkat pusat, dan 19 pasang siswa akan menjadi Paskibraka DIY. Dua pasang siswa yang tidak lolos seleksi tingkat pusat akan bergabung dengan 19 pasang siswa Paskibraka DIY,” jelas Lilik.
Lilik merinci, seleksi Paskibraka mencakup tes wawasan kebangsaan, tes kesehatan, baris-berbaris, intelijensia umum, serta tes kepribadian/wawancara. Tujuan utama seleksi ini adalah mengarusutamakan Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat kepemimpinan, keterampilan, dan kesiapan yang menjunjung tinggi nilai kebangsaan, cinta tanah air, persatuan, dan kesatuan.
“Lebih lanjut, seleksi ini juga bertujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dalam membentuk penerus perjuangan bangsa dan pemimpin masa depan yang berkarakter, berjiwa semangat Pancasila serta UUD 1945. Ini juga upaya menanamkan semangat patriotisme dan nasionalisme, serta menciptakan agen perubahan,” pungkasnya. (Rt/Yd/Ip) HUMAS DIY
Seluruh informasi di situs ini dipublikasikan dengan itikad baik untuk tujuan informasi umum. Segala tindakan yang dilakukan pembaca berdasarkan informasi dari situs ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing. Artikel ini disusun dengan bantuan Artificial Intelligence (AI). Mohon gunakan informasi secara bijak dan lakukan verifikasi tambahan bila diperlukan. Jika ditemukan kesalahan informasi atau konteks, silakan hubungi via WhatsApp di nomor +62-831-9391-8288.