Ilustrasi artikel
Gambar ilustrasi. Sumber: Unsplash

YOGYAKARTA – Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, bersama Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji kloter 8 dari embarkasi Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Acara pelepasan ini berlangsung di Hotel Novotel Kulon Progo pada Jumat malam, 1 Mei 2026.

Dalam sambutannya, KGPAA Paku Alam X menyampaikan harapannya agar seluruh jemaah haji dapat memanfaatkan momen berharga ini dengan maksimal. Beliau mendoakan agar jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

“Saya berharap para jemaah dapat memanfaatkan kesempatan mulia ini dengan sebaik-baiknya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak ibadah, serta menjaga sikap dan perilaku sebagai duta bangsa yang mencerminkan akhlak mulia. Semoga kembali ke tanah air dengan selamat, serta menjadi haji yang mabrur,” ujar Sri Paduka.

Sri Paduka juga mengapresiasi upaya Kementerian Haji dan Umrah RI beserta seluruh jajarannya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah haji. “Di tengah berbagai dinamika dan situasi geopolitik global yang terjadi saat ini, komitmen untuk menjaga kenyamanan, keamanan, dan kelancaran ibadah jamaah haji patut kita hargai bersama,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyatakan bahwa DIY menjadi daerah pertama yang memberangkatkan jemaah haji dari hotel. Beliau juga mengindikasikan kemungkinan penambahan kuota keberangkatan haji untuk DIY pada tahun berikutnya jika penyelenggaraan embarkasi tahun ini berjalan lancar.

“Jogja memang istimewa. Kalau tahun ini berhasil, InsyaAllah kuota (keberangkatan jemaah haji) Jogja akan saya tambah tahun depan. Dan ini akan dijadikan pilot project daerah-daerah lain yang ingin membuka embarkasi tapi tidak punya asrama haji,” jelasnya. Irfan Yusuf menambahkan bahwa pembangunan asrama haji memerlukan biaya besar dan pemeliharaan yang sulit karena hanya digunakan setahun sekali.

Menteri Irfan Yusuf berpesan kepada para jemaah agar senantiasa menjaga kesehatan, baik saat berangkat, menjalankan ibadah di tanah suci, maupun saat kembali ke tanah air. Ia juga menekankan pentingnya mengikuti arahan petugas demi kenyamanan bersama, serta memprioritaskan ibadah wajib demi menjaga kebugaran fisik.

Disclaimer & Legal Notice

Seluruh informasi di situs ini dipublikasikan dengan itikad baik untuk tujuan informasi umum. Segala tindakan yang dilakukan pembaca berdasarkan informasi dari situs ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing. Artikel ini disusun dengan bantuan Artificial Intelligence (AI). Mohon gunakan informasi secara bijak dan lakukan verifikasi tambahan bila diperlukan. Jika ditemukan kesalahan informasi atau konteks, silakan hubungi via WhatsApp di nomor +62-831-9391-8288.