Ilustrasi artikel
Gambar ilustrasi. Sumber: Unsplash

YOGYAKARTA – JNE kembali mengukuhkan komitmennya dalam membina kreativitas generasi muda melalui sebuah Creative Workshop bertajuk “Think Creative: Dari Ide Jadi Karya Penuh Cerita”. Acara ini diselenggarakan di Universitas Islam Indonesia (UII), tepatnya di Gedung Sardjito, pada Selasa, 5 Mei 2026.

Workshop ini merupakan bagian integral dari rangkaian JNE Content Competition 2026. Tujuannya adalah untuk membekali para mahasiswa agar mahir mengubah ide menjadi karya kreatif yang tidak hanya komunikatif dan bermakna, tetapi juga mampu bersaing di era digital.

Head Regional Jateng-DIY JNE, Murah Lestari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam membangun ekosistem kreatif di kalangan anak muda. “Melalui Creative Workshop ini, kami ingin membuka ruang belajar sekaligus inspirasi bagi mahasiswa agar mampu mengembangkan ide menjadi karya yang memiliki cerita dan nilai,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Kemitraan & Kewirausahaan UII, Wiryono Raharjo, menyambut baik kolaborasi ini. “Kegiatan seperti ini sangat relevan untuk membekali mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif dan adaptif terhadap perkembangan industri kreatif,” ungkapnya.

Workshop ini menghadirkan para praktisi yang juga bertindak sebagai juri dalam kompetisi, antara lain Martha Suherman (Juri Photo Competition) dan Maman Suherman (Juri Writing Competition). Turut hadir pula Raditya Mahendra Jasa dan Amir Mahmud. Sesi diskusi dipandu oleh Nadia Wasta Utami. Selain itu, Eri Palgunadi turut serta dalam sesi talkshow dan media gathering bersama jurnalis di Yogyakarta.

Dalam sesi diskusi, Maman Suherman menekankan pentingnya orisinalitas dan “rasa” dalam sebuah karya, terutama di tengah maraknya penggunaan Kecerdasan Buatan (AI). “Yang membedakan manusia dengan AI adalah rasa dan pengalaman pribadi,” tegasnya. Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan 5W+1H, detail nyata, serta eksplorasi lokalitas dalam penulisan.

Sementara itu, Martha Suherman menggarisbawahi bahwa dalam dunia fotografi, storytelling adalah kunci utama. “Foto yang hebat adalah foto yang mampu bercerita tanpa perlu banyak teks,” jelasnya. Menurutnya, selain teknik dasar seperti komposisi dan pencahayaan, momen dan sudut pandang unik menjadi nilai penting dalam penilaian.

Peserta workshop mendapatkan berbagai wawasan praktis, mencakup teknik fotografi, penulisan kreatif, serta pengembangan ide dan storytelling. Sebagai bentuk apresiasi, peserta juga menerima e-certificate, goodie bag, dan snack.

Kegiatan ini secara khusus ditujukan bagi mahasiswa UII, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas serta partisipasi dalam kompetisi. JNE menggelar Creative Workshop “Think Creative” di UII Yogyakarta untuk mendorong mahasiswa mengembangkan ide kreatif dan storytelling dalam JNE Content Competition 2026.

JNE Content Competition 2026 mengusung tema “Bergerak Bersama Beragam Cerita”. Tema ini diharapkan mampu memunculkan ide-ide segar, orisinal, dan penuh makna di tengah derasnya arus teknologi dan AI. Maman Suherman memberikan tips sederhana untuk mengembangkan tema ini, yaitu dengan memecah tema menjadi empat kata kunci: Bergerak, Bersama, Beragam, Cerita, lalu mengembangkan tiap poin menjadi alinea berbeda, serta fokus pada esensi cerita, bukan sekadar menyebut brand.

Kompetisi ini menawarkan total hadiah ratusan juta rupiah. Pemenang terbaik berkesempatan mendapatkan hadiah utama berupa perjalanan religi (Umroh atau Holy Land). JNE juga membuka peluang kolaborasi profesional dengan para pemenang untuk kebutuhan brand di masa depan.

Melalui kegiatan ini, JNE berharap dapat terus memperkuat sinergi antara dunia industri dan akademisi dalam melahirkan talenta kreatif. Program ini juga menegaskan peran perusahaan logistik tidak hanya dalam distribusi barang, tetapi juga sebagai penggerak kreativitas dan literasi.

Disclaimer & Legal Notice

Seluruh informasi di situs ini dipublikasikan dengan itikad baik untuk tujuan informasi umum. Segala tindakan yang dilakukan pembaca berdasarkan informasi dari situs ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing. Artikel ini disusun dengan bantuan Artificial Intelligence (AI). Mohon gunakan informasi secara bijak dan lakukan verifikasi tambahan bila diperlukan. Jika ditemukan kesalahan informasi atau konteks, silakan hubungi via WhatsApp di nomor +62-831-9391-8288.