
Warga Kabupaten Bantul digegerkan dengan penemuan seekor buaya di bantaran Sungai Opak, tepatnya di wilayah Bintaran Kulon, Srimulyo, Kapanewon Piyungan, pada Jumat, 1 Mei 2026. Penemuan ini pertama kali diketahui oleh seorang pemancing yang sedang beraktivitas di sekitar sungai.
Reptil tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar dan menimbulkan kekhawatiran akan potensi bahayanya. Kabid Damkarmat BPBD Bantul, Kristanto Kurniawan, menjelaskan bahwa saksi bernama Ahmad Mukhlis (40) sedang memancing di Sungai Opak sekitar pukul 15.00 WIB ketika melihat buaya tersebut sedang berjemur di bantaran.
“Saksi awalnya mancing dan melihat ada buaya sedang berjemur di bantaran Sungai Opak,” ujar Kristanto saat dikonfirmasi. Mengetahui hal tersebut, Ahmad Mukhlis segera memberitahukan warga sekitar. Tak lama kemudian, warga berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan langsung kemunculan hewan tersebut.
Karena khawatir akan keselamatan warga, laporan penemuan buaya kemudian disampaikan ke Damkarmat BPBD Bantul. Menindaklanjuti laporan tersebut, lima personel Damkar Bantul segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) dan penjepit khusus selama proses penangkapan yang berlangsung menegangkan.
Setelah berhasil dievakuasi, buaya tersebut diamankan. “Buaya akhirnya bisa dievakuasi. Panjangnya sekitar 50 sentimeter,” kata Kristanto. Buaya tersebut sementara dibawa ke Pos Damkar Piyungan sambil menunggu tindak lanjut dari instansi terkait. Hingga berita ini diturunkan, pihak Damkar masih menunggu respons dari BKSDA maupun Gembira Loka Zoo terkait penanganan buaya tersebut.
“Informasi terbaru, hari Senin DKP akan datang ke Pos Damkar Piyungan untuk mengecek, tapi belum diketahui apakah akan diambil atau tidak,” ujar Kristanto. Kemunculan buaya di Sungai Opak ini menjadi perbincangan hangat di kalangan warga. Banyak yang bertanya-tanya mengenai asal-usul reptil tersebut, dengan sebagian warga menduga hewan tersebut merupakan peliharaan yang lepas. Kekhawatiran lain muncul terkait kemungkinan masih adanya buaya lain di sekitar sungai.
Kemunculan buaya di wilayah Bantul tergolong jarang terjadi, sehingga penemuan ini cukup mengejutkan warga setempat.
Seluruh informasi di situs ini dipublikasikan dengan itikad baik untuk tujuan informasi umum. Segala tindakan yang dilakukan pembaca berdasarkan informasi dari situs ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing. Artikel ini disusun dengan bantuan Artificial Intelligence (AI). Mohon gunakan informasi secara bijak dan lakukan verifikasi tambahan bila diperlukan. Jika ditemukan kesalahan informasi atau konteks, silakan hubungi via WhatsApp di nomor +62-831-9391-8288.