
Yogyakarta berhasil menunjukkan dominasinya dalam Government Social Media (GSM) Award 2026, dengan tim Humas Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menyabet seluruh kategori penghargaan untuk tingkat Pemerintah Provinsi. Melalui akun media sosial resmi mereka, @humasjogja, Humas Pemda DIY sukses meraih penghargaan untuk kategori Best Account, Most Engaging, Best Use of Video, dan Best Use of Image. Prestasi ini melanjutkan kesuksesan tahun sebelumnya di mana mereka juga meraih tiga kategori penghargaan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Koordinator Kehumasan Pemda DIY, Ditya Nanaryo Aji, dalam acara GSM Award 2026 yang bertempat di Garuda Spark Innovation Hub Jakarta, Jakarta Pusat, pada Selasa sore, 9 Juni 2026. Ajang yang diselenggarakan oleh AWRAGO dan NoLimit Indonesia ini melihat Humas Pemda DIY berhasil masuk dalam semua nominasi yang tersedia untuk pemerintah provinsi, yaitu Best Account, Most Engaging, Best Use of Image, dan Best Use of Video.
Menanggapi pencapaian gemilang ini, Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras, komitmen, dan sinergi yang ditunjukkan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pengelolaan media sosial Pemda DIY. “Puji syukur ya, karena kerja keras semuanya baik dari sisi kepala daerahnya yang memberi support yang sangat luar biasa, teman-teman OPD dari kontribusinya sesuai dengan tugas dan kewenangannya masing-masing, kita bisa memperoleh apresiasi terkait dengan kinerja kita,” ujar Ni Made.
Ni Made menambahkan bahwa keberhasilan ini seharusnya menjadi motivasi bagi seluruh OPD untuk terus berinovasi, meningkatkan kinerja, serta mendorong lahirnya terobosan-terobosan baru yang dapat membawa DIY menuju kemajuan dan perkembangan yang lebih pesat. Di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang, inovasi dan kreativitas dinilai menjadi kunci utama untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan capaian positif yang telah diraih Pemda DIY.
“Terkait dengan prestasi yang kita peroleh, ini bukan menjadi suatu hal yang kemudian membuat kita berhenti karena sudah mendapatkan apresiasi. Ini justru menjadi tantangan besar bagi kita, karena mempertahankan lebih susah daripada mencapainya,” tegas Ni Made.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) DIY, Hari Edi Tri Wahyu Nugroho, mengungkapkan bahwa penghargaan yang diraih Humas Pemda DIY tidak lepas dari kontribusi seluruh OPD di lingkungan Pemda DIY serta dukungan dari masyarakat. Oleh karena itu, Hari mempersembahkan penghargaan ini kepada masyarakat DIY dan menegaskan bahwa capaian ini harus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik serta pelayanan informasi kepada masyarakat.
“Sehingga saya kira penghargaan ini kita persembahkan untuk seluruh masyarakat Yogyakarta. Dan tentu saja menjadi motivasi bagi kita semua, khususnya tim kehumasan dan komunikasi Pemda DIY untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi ke masyarakat,” jelas Hari.
Hari juga menambahkan bahwa bagi Pemda DIY, media sosial kini tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap dalam penyebarluasan informasi, melainkan telah bertransformasi menjadi salah satu kanal utama komunikasi publik berkat kemudahan aksesnya bagi masyarakat. “Sehingga harapan kita, media sosial yang kita gunakan dapat menjadi jembatan bagi pemerintah dan masyarakat, dalam menyampaikan program pemerintah secara informatif dan memberikan edukasi,” tuturnya.
Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh OPD untuk semakin mengoptimalkan pemanfaatan media sosial kedinasan sebagai sarana utama penyebaran informasi kepada masyarakat. Hal ini penting mengingat penyampaian informasi publik memerlukan kolaborasi dan sinergi antar-OPD agar berbagai program serta layanan pemerintah dapat tersampaikan secara lebih luas dan efektif.
“Ke depan saya berharap, itu menjadi prestasi besarnya Pemda DIY. Setiap OPD bisa kemudian bersama-sama menyampaikan manfaat program Pemda DIY, dan juga sama-sama kemudian menyiapkan kontennya,” pungkas Hari.
GSM Award, yang merupakan bagian dari Government Social Media Summit (GSMS), adalah ajang apresiasi tahunan bagi instansi pemerintah yang dinilai berhasil mengelola media sosial secara optimal. Seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan data analitik tanpa memerlukan pendaftaran atau biaya, sehingga menjamin prinsip inklusivitas, integritas, serta independensi penyelenggara.
Seluruh informasi di situs ini dipublikasikan dengan itikad baik untuk tujuan informasi umum. Segala tindakan yang dilakukan pembaca berdasarkan informasi dari situs ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing. Artikel ini disusun dengan bantuan Artificial Intelligence (AI). Mohon gunakan informasi secara bijak dan lakukan verifikasi tambahan bila diperlukan. Jika ditemukan kesalahan informasi atau konteks, silakan hubungi via WhatsApp di nomor +62-831-9391-8288.